***
Title: I Love
You, too (the sequel of Not Déjà Vu)
Author:
Diva Priscillia
Genre: Romance, Fluff,
AU (Alternate Universe)
Rating: PG-13
Length: One-Shots
(900+ words)
Casts: Cho
Kyuhyun, Ham Eunjung
Disclaimer:
Kyuhyun & Eunjung adalah kepunyaan Tuhan. Dan, cerita ini adalah kepunyaan
aku. So, DILARANG KERAS BUAT NGECOPY-PASTE CERITA INI,
APALAGI NGE-DISCLAIM CERITA INI SEBAGAI HASIL KARYA KAMU. Comment
totally allowed, tapi please, gunakan bahasa yang baik & sopan. Satu hal
lagi, kalau ga suka sama postingan ini, PLEASE LEAVE
THIS BLOG & DON’T DO ANYTHING EXCEPT THAT. ThanKYU! ;)
***
[Eunjung
POV]
Sudah
tiga bulan semenjak pertemuan pertamaku & Kyuhyun kembali. Kini, Kyuhyun semakin
“rajin” datang ke kafe tempatku bekerja. Setiap minggu malam, ia juga suka
menyanyikan beberapa lagu disini. Dan itu membuat kafe kami semakin ramai. Ia juga
tak pernah meminta bayaran. Tapi, ia meminta kepada bos-ku, supaya gajiku
dinaikan. Dia baik sekali bukan…? ♡
Ah,
kalau saja Tuhan mengizinkan, aku ingin Kyuhyun selalu ada di sampingku.
Meskipun mungkin nanti, ia punya seseorang yang istimewa. Dan mungkin, “jarak”
di antara kami nanti akan semakin jauh. Meskipun begitu, mencintainya secara sepihak
seperti ini sudah cukup memuaskan bagiku. Aku sudah cukup bahagia.
***
“Ham
Eunjung, Cho Kyuhyun mau makan…” bisik Kyuhyun, di telingaku. Bisa kurasakan
hembusan nafasnya yang hangat. Aku hanya diam, sedikit terkejut & bingung.
Karena, perasaanku padanya ini begitu cepat bertumbuh. Aku takut kalau dia
sampai tahu hal ini, hubungan kami bisa memburuk. Aku tak mau itu terjadi…
“Eunjung-ah!”
kudengar suara Kyuhyun membuyarkan lamunanku. Aku mendongak ke atas, ke arah
sumber suara itu. “Jangan melamun terus! Kkaja! Kita makan bersama!” ajak
Kyuhyun, sambil tersenyum. Lagi-lagi aku terkejut. Bagaimana tidak, wajah
Kyuhyun dan aku tadi hanya berjarak beberapa senti. Aku terdiam. Tak tahu harus
berkata apa. Sedangkan, Kyuhyun menarik tanganku lembut, membawaku ke tempat
yang diinginkannya. Aku tahu, wajahku pasti sudah memerah sekarang.
***
[Kyuhyun
POV]
Aku
membawa Eunjung masuk ke dalam rumah makan kecil favoritku yang terletak di
pinggir jalan. Lalu, mengajaknya untuk duduk. Untuk 5 menit pertama, kami tidak
berkata apa-apa. Aku juga tidak mengajaknya berbicara. Karena, aku bingung
dengan tingkahnya hari ini. Eunjung terus melamun & ia juga tak seceria
biasanya. Apa Eunjung sedang memiliki masalah?
“Ya!
Kau mau makan apa?” tanyaku, berusaha menyingkirkan kecanggungan tadi. “Sama
sepertimu saja.” jawab Eunjung, singkat. “Arasseo.” balasku, cepat. Lalu
memesankan 2 mangkuk ramyun untuk kami. Aku tahu usahaku tadi gagal, dan ini
malah membuat kami semakin terasa canggung.
“Kau,
sedang ada masalah kah?” tanyaku, memberanikan diri. “Tidak ada.” jawabnya,
singkat. “Bohong.” kataku, padanya. Lalu menatap matanya tajam. Ia balas
menatapku, dengan tatapan kosong. “Cho Kyuhyun selalu tahu jika Ham Eunjung
berbohong.” kataku, lembut. Ia menatapku terkejut. Wajahnya lalu berubah merah.
Aku tersenyum kecil. “Kau boleh bercerita sekarang.” kataku lagi,
mempersilahkan.
Eunjung
menarik nafas panjang, lalu menghembuskannya. “Aku tak bisa menceritakannya
padamu, ini terlalu…” lagi-lagi Eunjung menarik nafas panjang. “Pribadi?” tanyaku,
berusaha melengkapi kata-katanya tadi. Ia mengangguk pelan. Aku tertawa. “Apa
gunanya chingu kalau begitu? Aku berada disini untuk menemanimu, untuk
mendengar keluh kesahmu. Ham Eunjung, ayolah…!” kataku, dengan nada merayu. Ia
menatapku, lalu memajukan bibirnya sedikit. “Baiklah…” balasnya, pelan.
“Sebenarnya,
aku sedang menyukai seseorang.” kata Eunjung, pelan. Bisa kulihat ia sedang
menutupi wajahnya sekarang, tanda ia benar-benar malu. “Benarkah?” tanyaku,
tertarik. Lalu, menyeruput kuah ramyun-ku yang masih panas. “Siapa itu?”
tanyaku, lagi. “Kau mengenalnya baik, sangat-sangat baik.” jawab Eunjung, yang
membuatku semakin tertarik.
“Tidak
bisakah kau memberitahukan nama namja itu?”
“Ah…
Aku tidak bisa”
“Inisialnya
saja?”
“Ah,
kau pasti akan mengenalnya!”
“Beri
aku satu petunjuk…!”
“Ah,
kau pasti akan mengetahui orang yang aku sukai itu…”
“Ah,
jinjja” kataku, kesal. Aku memalingkan tatapanku dari tatapan Eunjung.
“Seberapa penting sih orang yang ia sukai itu? Sudah jelas aku yang selalu
menemaninya 3 bulan terakhir ini. Mana bisa ia menyukai orang lain seperti itu?
Bukankah aku namja yang paling dekat dengannya? Seharusnya dia bukan menyukai
orang itu tapi aku…” pikirku, emosi. Tapi, tidak seharusnya juga aku marah
seperti ini, kan?
“Mian…”
kata Eunjung, pelan. Ia menundukkan kepalanya. “Untuk apa meminta maaf?”
tanyaku, sedikit kasar. Bodohnya aku, kata-kata tadi pasti akan menyakitinya.
“Aku salah. Mianhaeyo Cho Kyuhyun-ah…” Eunjung menatapku memohon, matanya
berkaca-kaca, berusaha membendung butiran-butiran air mata yang mendesak
‘ingin’ keluar.
Bisa
kulihat Eunjung yang sedang menangis. Dan bisa kurasakan, hatiku ini sakit.
Sakit karena melihat Eunjung menangis. Bukan karena kasihan, tapi karena aku
menyukainya. Ya, Cho Kyuhyun menyukai Ham Eunjung.
Dengan
cepat, aku mendekati Eunjung. Membenamkannya ke dalam pelukanku. Aku tahu ini
egois. Tapi, aku tidak suka melihat yeoja aku sukai bersedih. “Mianhae,
Eunjung-ah! Kau tidak salah, aku yang salah…” kataku, sambil terus memeluknya.
Bisa kurasakan bahunya yang bergetar karena masih menangis. Kuelus-elus
punggungnya pelan, berusaha menenangkannya.
“Sebenarnya,
itu kau, Cho Kyuhyun.” katanya, sesenggukan. Aku terkejut. “Maksudmu?” tanyaku,
melepaskan pelukanku, lalu menatapnya. “Sebenarnya, orang yang sukai itu kau.
Aku tak ingin mengatakannya. Karena aku takut, kalau kau tahu aku menyukaimu,
kau akan marah. Aku takut jika kau menyukai orang lain. Aku takut jika kau
tidak lagi berada di sampingku. Aku takut kalau…” dengan cepat aku mengecup
bibirnya sekilas, berusaha menghentikan kekhawatirannya mengenai aku. Bisa
kulihat wajahnya yang berubah merah. Dan dengan segera, aku menghapus air mata
yang tersisa di wajahnya. Lalu, tersenyum.
“Kau
tidak perlu takut lagi, karena aku juga menyukaimu. Aku tak akan menyukai atau
bahkan mencintai orang lain selain kau, Ham Eunjung. Aku akan selalu ada di
sampingmu apapun yang terjadi. Saranghaeyo… Ham Eunjung-ssi~” kataku, lalu
mengecup tangannya lembut.
“Jinjjayo?”
tanya Eunjung, penuh harap. “Geureomyeo!” jawabku, sambil tersenyum. Eunjung
balas tersenyum. “Ya! Ayo kita makan ramyunnya!” kataku, pada Eunjung. “Neee!”
balas Eunjung, sambil mengangkat sumpitnya.
***
Aku
senang mengetahui Eunjung menyukaiku. Apalagi, dia satu-satunya orang yang
menemaniku di masa-masa sulitku ini. Dimana aku tak memiliki teman atau
keluarga satu orang pun. Meskipun begitu, Eunjung selalu setia berada di
sampingku, ia selalu sabar melihat & menanggapi sikap-sikapku yang
seharusnya membuatnya kesal. Walaupun begitu, Eunjung tetap tersenyum untukku. Karena
itulah aku menyukainya. Dan juga, aku ingin terus menjaganya. Menjaganya agar
selalu ada di sampingku, menjaganya sampai kami tua nanti. Aku ingin selalu
membuatnya bahagia.
Karena
kebahagiaan Ham Eunjung, akan menjadi kebahagiaan Cho Kyuhyun juga ♡
Note: Sorry kalo FF-nya jelek
atau gak jelas >,< RCL allowed~! Please give your thought on the comment
box :DDD

